Meluruskan Kekeliruan tentang Bahasa Aceh

Banyak yang berkata, ada unsur-unsur bahasa Aceh yang unik, misalnya jenis-jenis bau ‘bèe’. Ada banyak jenis bau dalam bahasa Aceh, di antaranya bèe hanyi/anyi, bèe kh’èp, bèe kh’op, bèe meuh’ӧng, bèe banga, bèe angèk, bèe ch’ung. Disebut unik karena bahasa Indonesia tidak memiliki jumlah bau sebanyak bahasa Aceh. Penyebutan bau yang beragam dalam bahasa Aceh…

Sawô

Beudöh, beudöh, beudöh. Sawô, sawô, sawô. Kata sawô ini tentu saja tak asing lagi kita dengar. Kata ini boleh dikatakan se­bagai kata ‘musiman’ karena memang terdengar di saat-saat tertentu, yaitu tatkala menjelang fajar sebelum subuh dalam bulan Puasa di masjid-masjid. Kata sawô dalam konteks seperti yang disebutkan di atas memiliki arti yang sama dengan sahur…

Seurunèe

Saat jadwal berbuka puasa dan waktu imsak tiba, biasanya ada banyak tanda yang digunakan kaum muslimin. Di daerah-daerah tertentu, tibanya waktu berbuka puasa dan imsak ditandai oleh bunyi

Kata Ganti Orang dalam Bahasa Aceh

Semua bahasa di dunia ini memiliki kata ganti orang. Kata ganti orang (personal pronoun) merupakan kata-kata yang digunakan untuk menggantikan orang atau benda. Meski setiap bahasa memiliki kata ganti orang, keunikan yang diemban oleh masing-masing kata ganti tidaklah sama. Bahasa Aceh memiliki sejumlah kata ganti seperti berikut ini

Mengenal Bahasa Gayo

Inventarisasi berkaitan dengan pengumpulan data atau pencatatan yang meliputi kegiatan-kegiatan, hasil yang dicapai, pendapat umum, surat kabar, kebudayaan, dsb. Jadi, inventarisasi bahasa Gayo berarti pengumpulan data atau pencatatan segala hal yang berkaitan dengan bahasa Gayo.

Meugang

Puasa hampir tiba. Sebagian umat Islam di Aceh menyambutnya dengan sukacita. Dua hari sebelum Puasa, masyarakat Aceh menyambut Puasa dengan meugang. Bagi sebagian masyarakat

Jak Lom u Banda; Wén Lom

Jak lom u Banda. Pemeo ini umumnya dipakai oleh anak-anak muda yang datang dari desa dan tinggal di Banda Aceh, baik untuk mencari rezeki maupun kuliah. Acapkali ungkapan ini diutarakan kepada anak muda atau mahasiswa yang terlihat sedang ‘berkeluh kesah’ atau ‘bersusah payah’. Jika ada mahasiswa yang berdesak-desakan