Menulis Bagian Pelengkap Karangan

oleh: Safriandi, S.Pd. (Mahasiswa Pascasarjana Unsyiah)

1. Halaman Judul

Penulisan halaman judul pada sebuah karya ilmiah, baik skripsi, tesis, maupun disertasi, memiliki aturan tersendiri. Aturan-aturan yang dimaksud adalah sebagai berikut.(1)   Judul ditulis pada baris paling atas dengan jarak dari tepi kertas atas sekurang-kurangnya 3 cm. judul yang panjang dapat ditulis menjadi dua baris atau lebih dengan jarak dua spasi. Judul dan anak judul (jika ada) ditulis semuanya dengan huruf kapital. Anak judul dipisahkan dari judul dengan tanda titik dua. Judul tidak diakhiri oleh tanda titik atau tanda baca lain.

(2)   Penjelasan tentang bentuk dan kedudukan karya ilmiah yang bersangkutan dalam sistem pendidikannya atau dalam kegiatan ilmiah ditulis dengan jarak empat spasi dari baris terakhir judul. Penjelasan yang berupa klausa itu disusun menjadi tiga baris yang masing-masing berjarak dua spasi. Dengan jarak enam spasi ke bawah dicantumkan kata oleh yang semuanya ditulis dengan huruf kecil.

(3)   Nama penulis dan keterangan diri lainnya ditulis berurutan ke bawah dengan jarak enam spasi dari kata oleh. Huruf yang digunakan semuanya adalah huruf kapital. Penulisan nama penulis dan keterangan diri lainnya tersebut tidak diakhiri oleh tanda baca apa pun.

(4)   Nama program, fakultas, jurusan, dan program studi ditulis berurutan ke bawah dengan jarak empat spasi dari baris terakhir keterangan diri penulis. Di dalam penulisannya huruf kapital hanya digunakan pada awal kata, kecuali kata tugas.

(5)   Nama perguruan tinggi atau instansi tempat bekerja dicantumkan dengan jarak delapan spasi dari keterangan pada nomor 4. Pada halaman sampul dan halaman judul di antara ruang delapan spasi itu diisi lambang atau logo perguruan tinggi atau instansi tempat bekerja yang bersangkutan. Dua spasi di bawah nama perguruan tinggi atau instansi tempat bekerja dicantumkan nama kota. Nama perguruan tinggi dan nama kota ditulis dengan huruf kapital semua.

(6)   Tahun penulisan karya ilmiah ditulis dengan jarak dua spasi di bawah nama kota. Jadi, penulisan tahun karya ilmiah terletak pada baris yang paling bawah.

(7)   Penempatan tulisan pada halaman judul perlu diperhatikan keseimbangan jarak margin atas, bawah, kiri, dan kanan.

(8)   Penulisan unsur-unsur yang dimuat pada halaman judul ada dua pilihan, yaitu (1) sistem lurus, margin kiri lurus mulai dari judul sampai dengan tahun dan (2) sistem simetris susunan baris-baris terletak di tengah-tengah lebar kertas.

Catatan:

Ketentuan layout di atas tidak berlaku mutlak. Artinya, format tersebut dapat disesuaikan dengan gaya selingkung yang berlaku pada setiap instansi.

2. Halaman Pengesahan

Halaman pengesahan ini sebenarnya termasuk ke dalam lembar persetujuan. Ada dua macam lembar persetujuan. Lembar persetujuan pertama memuat persetujuan pembimbing. Hal yang dicantumkan dalam lembar persetujuan pembimbing adalah

(1)   judul (semua ditulis dengan huruf kapital);

(2)   empat spasi ke bawah dari baris terakhir judul ditulis penjelasan tentang bentuk dan kedudukan karya ilmiah yang bersangkutan. Dengan jarak empat spasi ke bawah dicantumkan kata oleh yang semuanya ditulis dengan huruf kecil;

(3)   Nama penulis dan keterangan diri lainnya ditulis berurutan ke bawah dengan jarak empat spasi dari kata oleh. Huruf yang digunakan adalah huruf kapital pada setiap huruf awal kata, kecuali NIM karena singkatan ini dibentuk dari setiap huruf awal dan tidak diakhiri oleh tanda titik. Penulisan nama penulis dan keterangan diri lainnya tersebut tidak diakhiri oleh tanda baca apa pun.

(4)   Dengan jarak empat spasi ke bawah ditulis Disetujui oleh, dan dengan jarak dua spasi ke bawah, dimulai dari Disetujui oleh, di bagian kiri ditulis Pembimbing Utama lengkap dengan Nama dan NIP, sedangkan di bagian kanan ditulis Pembimbing Pembantu lengkap dengan nama dan NIP.

(5)   Dengan jarak tiga spasi ke bawah, dimulai dari NIP pembimbing, di tengahnya ditulis Diketahui oleh, dan dengan jarak dua spasi ke bawah mulai dari Diketahui oleh, di bagian kiri ditulis Ketua Jurusan lengkap dengan nama dan NIP. Begitu pula di bagian kanan.

(6)   Dengan jarak tiga spasi ke bawah, dimulai dari NIP Ketua Jurusan, di tengahnya ditulis, di tengahnya ditulis Dekan, lengkap dengan nama dan NIP.

Selanjutnya, lembar persetujuan yang kedua berisi pengesahan oleh para penguji. Pengesahan ini baru diberikan setelah diadakan penyempurnaan oleh mahasiswa yang bersangkutan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh para penguji.

Format penulisannya adalah pertama, ditulis Lembar Pengesahan (setiap huruf awalnya kapital). Kedua, tiga spasi ke bawah dimulai dari Lembar Pengesahan, pada bagian kiri ditulis 1. ketua tim, 2. anggota, 3. anggota, 4. anggota dan di bagian kanan ditulis nama, tempat tanda tangan, dan NIP keempat orang itu. Ketiga, empat spasi ke bawah di tengah-tengah ditulis Ketua Sidang, lengkap dengan tanda tangan, nama, dan NIP.

3. Kata Pengantar

Dalam kata pengantar, dicantumkan ucapan terima kasih penulis yang ditujukan kepada orang-orang, lembaga, organisasi, dan/atau pihak-pihak lain yang membantu dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan menyelesaikan penulisan skripsi atau tesis.

Tulisan KATA PENGANTAR ditulis dengan huruf kapital, simetris di batas atas bidang pengetikan dan tanpa titik. Teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda. Panjang teks tidak lebih dari dua halaman kertas kuarto. Pada bagian akhir teks (di pojok kanan-bawah) dicantumkan kata Penulis tanpa menyebutkan nama terang.

4. Abstrak

Abstrak merupakan representasi dari keseluruhan isi sebuah tulisan. Dalam abstrak karya ilmiah yang berupa artikel hasil pemikiran (opini) atau makalah perlu dikemukakan secara singkat dan jelas antara lain, latar belakang, masalah, tujuan, dan pembahasan, sedangkan dalam abstrak karya ilmiah yang berupa laporan penelitian perlu dikemukakan secara singkat dan jelas antara lain, latar belakang, masalah, tujuan, anggapan dasar, hipotesis (jika ada), populasi, sampel, metode, teknik, dan hasil.

Khusus artikel ilmiah, selain abstrak, hal yang perlu dicantumkan adalah kata kunci (keyword). Kata kunci adalah istilah-istilah terbatas, baik berupa kata maupun frasa yang populer digunakan dalam keseluruhan isi sebuah artikel. Jumlah kata kunci ini maksimal lima dan biasanya berupa kata atau frasa terminologi. Pencantuman kata kunci adalah sesudah abstrak. Teks dalam abstrak  diketik dengan spasi tunggal.

5. Daftar Isi

Daftar isi ditempatkan di tengah dan berfungsi sebagai tajuk, serta tidak digarisbawahi. Dalam penulisan daftar isi yang berjarak empat spasi dari tajuk perlu diperhatikan hal-hal berikut:

(1)   Tajuk kata pengantar, daftar singkatan, dan sebagainya (jika ada), bab, daftar pustaka, lampiran, dan indeks (jika ada) ditulis dengan huruf kapital semua dan tidak diberi garis bawah, sedangkan subbab dan subsubbab ditulis dengan huruf kapital pada awal kata, kecuali kata-kata yang berupa kata tugas, dan diberi garis bawah jika diketik dengan mesin tik, dan ditebalkan jika diketik dengan komputer.

(2)   Butir-butir daftar isi tidak bernomor dan ditulis tepat  pada margin kiri. Bab-bab yang bernomor angka Romawi besar di dalam daftar isi tetap memakai nomor angka Romawi besar. Begitu juga subbab dan subsubbab bernomor angka Arab tetap diberi nomor angka Arab seperti yang terdapat di dalam teks.

(3)   Di antara tulisan BAB dan nomornya, demikian pula di antara nomor bab dan tajuknya tidak ada titik, tetapi ada jarak satu ketukan. Jika nomor bab atau subbab dan tajuknya tidak termuat di dalam satu baris, digunakan baris kedua, dst.. Baris  tambahan ini menjorok ke dalam sepuluh ketukan dari margin kiri dengan jarak dua spasi.

(4)   Karena daftar isi digunakan untuk mengetahui rincian isi buku dan pada halaman berapa dicantumkan, dengan sendirinya daftar isi tidak perlu dicantumkan lagi di dalamnya.

6. Terima kasih

Bagian terima kasih ini memuat ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu penulis. Sebenarnya bagian ini sudah ada dalam kata pengantar. Namun, ada pula karya ilmiah yang menyediakan lembaran khusus yang berisi ucapan terima kasih. Dalam buku pun banyak ditemui ucapan terima kasih yang disediakan pada lembaran khusus. Jika kita mencermati skripsi mahasiswa Unsyiah, FKIP, di sana tidak ada lembaran khusus untuk ucapan terima kasih. Ucapan ini langsung diutarakan pada kata pengantar.

7. Lampiran

Lampiran bukan merupakan unsur yang wajib hadir, baik dalam karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi, maupun buku. Lampiran dapat berbentuk daftar tabel, daftar gambar, dll. Lampiran letaknya paling akhir. Jika lampiran terdiri atas beberapa buah, setiap lampiran biasanya diberi keterangan, misalnya lampiran I, lampiran II, dst. atau lampiran A, lampiran B, dst.

8. Indeks

Indeks terletak di akhir sebuah buku. Tujuan penyusunan indeks adalah untuk mempermudah orang mencari sesuatu yang diinginkannya. Jika seseorang yang membaca buku dan ingin mengetahui di halaman berapa letak kata Gandhi, misalnya, ia cukup melihat indeks. Dengan cepat dan mudah dia akan mengetahui letak kata itu.

Indeks disusun berdasarkan abjad. Setiap abjad memuat entri-entri pokok yang dianggap penting oleh penulis dan setiap entri disertai oleh halaman letak entri tersebut. Oleh karena itu, pembaca akan sangat terbantu dengan adanya entri ini apalagi buku yang dibaca tebalnya sampai dengan ratusan halaman.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s