Kokokan Ayam dari Beberapa Bahasa Daerah

 

Tataplah aku dengan saksama

Tataplah aku dengan saksama

oleh Safriandi, S.Pd.

Onomatope adalah tiruan bunyi. Setiap bahasa di dunia ini memiliki tiruan bunyi yang sifatnya konvensional. Yang dimaksud dengan konvensional

 adalah adanya kesepakatan antarpemakai sebuah bahasa. Tiruan bunyi ini dipakai untuk mengungkapkan bunyi sebuah maujud atau entitas. Dalam leksikografi bahasa Indonesia kita mengenal kata-kata seperti mengembek, kukuruyuk. Kata-kata ini sebenarnya diambil dari bunyi kambing dan ayam. Berikut ini ditampilkan beberapa tiruan bunyi kokokan ayam dari beberapa bahasa daerah yang ada di Indonesia.

1) Jawa (Tengah, Timur), bahasa Jawa: kukuruyuuuk

2) Aceh, (Bahasa Aceh): ‘uuk u uk ‘uuk 3) Aceh, (Bahasa Gayo): uuk u uuk

4) Aceh (Bahasa Haloban): ku ku ru yuuuuk 5) Sumbar (Minangkabau) uk uk uk uk

6) Jawa Barat dan Sunda: kongkorongook

7) NTT, Tetun (Timor): kokorekoo

8) NTT, Manggardi (Flores): kakoroo

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s